Sunday, May 4, 2014

Mahavihara Buddhamanggala: Bangkok of Balikpapan

Posted by Unknown at 7:40 AM 0 comments

Ternyata gak perlu jauh-jauh terbang ke Thailand buat sekedar menyaksikan kemegahan pagoda khas umat Buddha. Saat libur Hari Buruh Internasional kemarin, saya diajak rombongan Sahabat Perpustakaan Balikpapan ikutan trip sehari.

Tujuan intinya adalah ke Kawasan Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) yang berlokasi di Km. 23. Ternyata, pas perjalanan pulang, mendadak kami pada penasaran dengan bangunan mirip menara keemasan yang menyembul di antara bukit dan pepohonan. Akhirnya setelah tanya sana-sini n browsing dadakan di mobil, jadi tahu deh. Bangunan itu bernama Mahavihara Buddhamanggala. Yup, tempat ibadah umat Buddha alias wihara.

Namun fakta yang menarik dari yang dibaca teman saya saat browsing, Mahavihara Buddhamanggala merupakan candi modern terbesar di Indonesia saat ini. Tempat ibadah ini juga terbuka untuk umum untuk tujuan wisata. Maka rombongan pun sepakat pengen mampir sebelum pulang.

Sempet gak yakin juga kalo tempat ibadah ini terbuka untuk umum, jadi sebelum masuk ke kawasan candi, kami laporan dulu ke pihak sekuriti. Setelah mengisi semacam buku tamu, kami langsung dipersilakan masuk ke kawasan candi. Syaratnya cuma dua: gak boleh berisik n gak boleh berpose menirukan posisi arca Buddha yang terdapat di kawasan candi.

Memasuki kawasan candi, kami disambut dengan kolam air mancur yang bagian dasarnya menyerupai kelopak teratai, mirip kayak yang terdapat di dasar stupa Candi Borobudur. Di seberangnya, terbentang undak-undakan lebar yang membawa kami ke pagoda emas yang tinggi menjulang. Di depan pagoda tetsebut berdiri arca Sidharta Gautama yang mengangkat sebelah lengan.

Gak cuma pagoda, kami juga sempat menyaksikan arca The Sleeping Buddha berukuran raksasa yang dipajang di salah satu ruangan. Arca ini mirip dengan foto yang dijepret teman saya saat dia liburan di Thailand. Nah, buat yang belum berkesempatan mengunjungi Thailand, Mahavihara Buddhamanggala ini bisa dimasukkan ke daftar wisata kalian. Aura Thailand-nya kerasa banget.

Sayangnya, karena cuaca Balikpapan hari itu sedang panas-panasnya, kami gak kuat berlama-lama di kawasan candi. Sebaiknya sedia payung, topi n sunblock kalo mau berkunjung di siang bolong seperti yang kami lakukan. Disarankan banget datengnya sore menjelang sunset, pemandangannya bisa dramatis gitu, terutama buat yang hobi fotografi.

Oh ya, di pos sekuriti juga tersedia buku panduan tentang candi ini, tapi jumlahnya terbatas. Satu rombongan hanya mendapat satu buku panduan.

Friday, May 2, 2014

All About Thranduil, The King of Woodland Realm

Posted by Unknown at 11:02 PM 0 comments
http://www.silmarillionwritersguild.org/reference/characterofthemonth/thranduil.php

The Fabulous Elvenking

Posted by Unknown at 9:47 PM 0 comments

Anyway, Thranduil won't be the same without Lee Pace :-)

Satu Hari Yang Berarti

Posted by Unknown at 5:06 PM 0 comments

11 November 2013. Hujan deras mengguyur hampir seluruh penjuru Balikpapan. Tirai kelabu menggelayut di langit yang sesekali dihiasi kilatan petir. Jam di layar ponsel baru menunjukkan pukul 06.00 wita tapi saya sudah duduk manis di mobil menempuh perjalanan sejauh 12 km menuju SDN 008 Balikpapan Timur.

Itu adalah gambaran suasana pagi di Hari Inspirasi KI Balikpapan. Cuaca yang hampir sama juga terjadi pada saat Hari Refleksi seminggu setelahnya. But the show must go on. Hari itu saya bertugas menjadi fasilitator Kelas Inspirasi mendampingi lima relawan professional yang akan mengajar di sekolah tujuan.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya keberadaan saya sebagai fasilitator Kelas Inspirasi hari itu semata-mata berawal dari pesan teks yang masuk ke ponsel saya berbulan-bulan lalu. Isi teks itu intinya mengundang saya untuk ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Kelas Inspirasi Balikpapan. Saya pun meluangkan hadir memenuhi undangan tersebut.

Apa sih serunya jadi fasilitator?

Well, ada dua hal penting yang membuat saya harus ikhlas hati menerima amanah sebagai fasilitator Kelas Inspirasi ini, yaitu:
Usia saya sudah sangat kadaluarsa untuk ikutan apply jadi Pengajar Muda
Karena saya berprofesi sebagai guru, maka saya tidak bisa ikut mendaftar jadi relawan professional.
Dengan kondisi demikian, saya pun legowo ketika dewan panitia menunjuk saya menjadi salah satu fasilitator Kelas Inspirasi yang merangkap jabatan sebagai kordinator tim External Relations. Rangkap-merangkap tugas ini terpaksa dilakukan karena jumlah relawan panitia yang tidak mencukupi kebutuhan. Maklumlah, ini pertama kalinya Balikpapan menggelar kegiatan Kelas Inspirasi. Jelas menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya bisa menjadi bagian dari ‘yang pertama’ ini. 

Baiklah, it’s a challenge.
Bagaimanapun keadaannya, kami yang sedikit ini ternyata tim yang solid.  Saking solidnya kami yang tadinya tidak saling kenal bisa jadi seperti saudara satu sama lain. Rapat-rapat kordinasi yang panjang pun jadi terasa seru dan penuh canda.   Sepanjang 12 km perjalanan menuju lokasi sekolah, terbayang di pikiran saya saat-saat kami – para panitia – sibuk mempersiapkan segala sesuatu, mulai dari rapat kordinasi yang susul menyusul, melakukan survey sekolah, melakukan road show, menyeleksi relawan, sampai pontang-panting mencari lokasi untuk Hari Briefing dan Hari Refleksi.

Pada akhirnya, saya menyadari satu hal. Bahwa untuk bisa berpartisipasi mendukung kebaikan, tak selalu harus diawali dengan sesuatu yang besar. Saya tidak harus menjadi Pengajar Muda untuk membuktikan kepedulian saya terhadap masa depan anak bangsa. Pun tanpa harus terjun menjadi relawan professional. Mungkin partisipasi terbesar saya adalah memberikan kesempatan kepada para Pengajar Muda dan relawan professional untuk ikut membangun mimpi anak bangsa, sebagaimana yang saya lakukan di dalam kelas selama 11 tahun ini.

Hujan di tanggal 11 November pagi itu berangsur reda tatkala mobil yang saya tumpangi berhenti di depan gerbang sekolah. Guru-guru dan murid-murid berlarian menyambut kedatangan saya. Bersama saya, lima orang relawan professional muda melangkah beriringan memasuki halaman sekolah, bersama-sama menyatukan niat mewujudkan generasi mendatang yang lebih baik bagi Indonesia.




Tuesday, January 21, 2014

Pack Your Spirit, it's getting closer ...

Posted by Unknown at 3:09 PM 0 comments

Be there Balikpapan folks. Get the spirit of sharing n be one of them whom enlighten Indonesia through books :-)

Wednesday, December 4, 2013

Celebrate Volunteering :-)

Posted by Unknown at 7:37 PM 0 comments

V for Volunteers
Happy International Volunteer Day. We share, We Care.

Sunday, December 1, 2013

My (Old) Stories :-)

Posted by Unknown at 10:04 AM 0 comments

Late at night browsing, found my old stories published on these following links. The third link is a short review of my indie mini novel (Tribun Kaltim, hal. 5).

http://caferusuh.blogspot.com/2011/07/acr-journey-to-summer.html

http://hyunae19.blogspot.com/2011/01/cerpen-skies-of-love-oleh-syahidah.html

http://issuu.com/tohirtribun/docs/1010_gabung

 

A Piece of Heaven Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review